Showing posts with label MP3. Show all posts
Showing posts with label MP3. Show all posts

Tuesday, December 1, 2009

Tech and Ent: Siapkan Ruang Simpan Untuk Ledakan File Hiburan

Siapa bilang file digital tidak memerlukan ruang yang besar? Untuk menyimpang piringan hitam, kaset dan CD memang memerlukan ruangan fisik yang luas, bahkan bisa memerlukan ruangan yang luas kalau untuk kolektor sejati. Tapi kalau file digital? Yang diperlukan hanya hardisk dengan ukuran fisik kecil yang sekarang banyak tersedia di mal TI. Secara fisik memang kecil, tapi bagaimana dengan luas ruang simpan di dalamnya?

Sekarang ini, hardisk yang tersedia di pasaran bukan lagi berkapasitas di bawah 100 GB. Yang ditawarkan sudah lebih di atas angka 100 GB dan bisa mencapai 1 TB. Pada awalnya terasa cukup besar, tapi lihat apa yang terjadi kemudian.

Mari kita misalkan saja terdapat hardisk yang kita dedikasikan untuk hiburan. Yang termasuk dalam hiburan adalah file yang tidak ada hubungannya dengan pelajaran sekolah dan pekerjaan. Maka, mari kita singkirkan segala file yang dekat dengan format word, excell, power point serta pdf brosur dan buku pelajaran. Mari lebih fokus ke konten hiburan.

Konten hiburan yang pertama akan dibahas dalam posting ini adalah e-book. Ini adalah file dengan ukuran yang paling kecil. Satu buku tipis bisa berukuran tidak sampai 1 MB, sedangkan yang tebal bagaikan tumpukan batu bata masih dalam ukuran angka kecil MB.

Berikutnya adalah foto. Foto dengan resolusi rendah bisa berukuran ratusan KB saja. Tapi foto dengan detil tinggi yang dapat diperbesar untuk dijadikan wallpaper kamar bisa bermega-mega ukurannya. Foto menempati urutan kedua dalam ukuran besar file, apalagi kemudahan foto digital membuat kita semakin banyak menumpuk gambar tanpa dicetak di dalam hardisk.

Masuk di urutan ketiga adalah file musik. Tergantung dari bit rate dan jenis filenya, dengan kualitas yang layak dengar, satu lagu bisa berukuran sekitar 10 MB. Jika satu album diasumsikan berisikan 10 lagu, maka totalnya mencapai 100 MB. Kalau punya fasilitas broadband, sering kali kita tergoda untuk mendownload sebanyak-banyaknya (baik dari sumber resmi maupun bajakan), tanpa kemudian kita dengan seksama mendegarkannya satu persatu. Parahnya lagi, file-file lagu tersebut kita biarkan tersimpan dalam hardisk.

Film adalah file yang mengkonsumsi ruang simpan digital terbesar. Satu film kualitas DVD biasa sudah mencapai angka giga. Kalau HD bisa jauh lebih tinggi lagi. Untuk mengawetkan koleksi film, maka menyimpannya dalam hardisk adalah salah satu caranya.

Masih berpikiran menyimpan file digital hanya perlu sedikit ruang? Bayangkan seberapa sering dan seberapa cepat kita bisa memenuhi ruang kosong di dalam hardisk. Kemudahan foto digital, bandwidth makin tinggi dan murah serta produk bajakan membuat kita semakin rakus dan memerlukan banyak ruangan untuk menyimpan.

Pola hidup digital seperti ini akan membuat kita memerlukan ruang simpan lagi dan lagi. Satu hardisk memang berukuran jauh lebih kecil dibandingkan dengan satu lemari CD. Kapasitasnya pun jauh melampaui lemari.

Saat file sudah tersimpan dengan baik di dalam hardisk, kemudian timbul pertanyaan berikutnya. Dengan sebegitu banyak file yang tersimpan, sedangkan waktu di rumah sedikit, bagaimana caranya agar bisa lebih banyak menikmati konten digital yang berada dalam hardisk di rumah? Problem lagi bukan, karena keserakahan kita? Ikuti terus di posting berikutnya untuk mendapatkan jawaban.

Hip Master

Thursday, November 26, 2009

Cas Cis Cus Musik: Playlist adalah Mix Tape Jaman Ini


Libur akhir minggu panjang lagi. Tapi kalau pilihan kita adalah lebih banyak di rumah, apa yang baiknya kita lakukan? Apa yang bisa simultan dilakukan sambil mempersiapkan diri untuk ujian? (Kenapa tema posting hari ini harus terlalu positif? Old Skuller bertanya-tanya)

Kalau kita akhir-akhir ini terlalu sering keluar rumah dan tidak sempat lagi lebih banyak mendengarkan koleksi musik, kenapa tidak kita kembali saja dulu ke musik. Bongkar lagi koleksi CD dan cek kembali koleksi digital di dalam hard disk.

Mari kita teruskan kesenangan ini. Jaman dulu ada yang disebut dengan mix tape, yaitu merekam sejumlah lagu hit atau yang kita sukai yang sumbernya dari berbagai album, mengumpulkannya dalam satu kaset. Sekarang kita mengenalnya dengan playlist.

Susun kembali lagu-lagu yang mau kita dengarkan sepanjang hari. Karena format digital bisa menyediakan lebih banyak tempat daripada kaset, maka buatlah sebanyak-banyaknya. Dan kalau ternyata ada satu dua lagu yang tidak kita suka, loncati saja ke lagu berikutnya.

Kalau sudah begini, siapa yang perlu membeli CD kumpulan hits?

Old Skuller


Foto dari www.sxc.hu

Wednesday, September 16, 2009

Tech & Ent: Microsoft Belum Menyerah Lawan Apple



Sebenarnya I can tell the different. Katanya pemutar MP3 berlayar sentuh milik
Microsoft, yang diberi nama Zune HD, seperti namanya dilengkapi dengan HD. Di layar sekecil itu, apakah HD bisa berpengaruh besar? Lalu bagaimana dengan perangkat lain yang mendukungnya? Apakah terdapat banyak pilihannya?


Tanya terus nih...beli aja belum tentu.

Buat yang mencari pemutar MP3 alternatif, produk ini boleh dicoba untuk menemani mudik lebaran...tahun depan. Karena produk ini jelas belum tersedia di Indonesia dalam minggu ini.

Not-so-pink Chick
 

Copyight © 2009 Live@Loud. Created and designed by