Friday, July 3, 2009

Review Album: Yeah Yeah Yeahs - It's Blitz!


Not-so-pink Chick selalu berpendapat 80-an adalah era terbodoh di dunia musik dan fashion. Satu band bisa memiliki tiga pemain synthesizer sekaligus dengan dandanan berlebihan, rambut tinggi dan celana baggy warna-warni. Tapi siapa sangka, era 2000-an ini membawa era 80-an ke era selanjutnya. Seperti Yeah Yeah Yeahs yang meramu new wave dengan semangat alternatif 90-an sehingga melahirkan Nu New Wave.

Album terbaru trio dari New York ini, It's Blitz!, dibuka dengan janji bahwa album ini akan menyenangkan dari awal sampai akhir. Zero adalah nomor pembuka yang bagus, dan bagusnya lagi ini bukan nomor yang paling baik di album ini. Terbayang kan betapa kecewanya kita kalau lagu paling bagus ditempatkan di nomor awal album sehingga sisanya adalah remah-remah yang tidak layak untuk diikuti.


Skeletons juga adalah highlight dari album ini. Bunyiannya terdengar sendu sehingga layak untuk didengarkan sambil menikmati hujan. Dull Life adalah puncaknya. Riff gitarnya tidak bisa dilupakan menancap di otak. In fact there's never a dull moment in this album.

Not-so-pink Chick

Daftar Penting Gak Penting Gitu Deeeh: Menonton Bioskop Lebih Menyenangkan Daripada Nonton DVD Di Rumah


Musim liburan tidak punya rencana dan lebih senang nonton DVD di rumah. Salah. Ini daftar mengapa nonton bioskop masih asik buat mengisi liburan.

  1. DVD bajakan film baru kualitasnya masih jelek. Bohong aja tuh mbak-mbak yang jualan di konter DVD bajakan kalau bilang kualitasnya udah bagus
  2. Gak usah menipu diri sendiri kalau home theater di rumah punya kualitas yang bisa bikin George Lucas terkencing-kencing
  3. Murah kalau nonton di hari biasa, bukan weekend
  4. Kesempatan ketemu pemandangan indah di lobby bioskop dan mal tempat bioskopnya, lebih besar
  5. Kesempatan untuk kenalan dengan pemandangan indah lebih besar
  6. Emangnya gak bosen di rumah terus

Hip Master

Whatever: It Supposed To Be A Great Show



Dengan footage seperti ini, seharusnya menjadi konser terbaik tahun ini.

Hip Master

Thursday, July 2, 2009

Review Album: Utada - This Is The One


Utada Hikaru yang sudah menjadi superstar di Jepang merasa perlu untuk lebih mendunia dengan merilis album keduanya setelah Exodus yang seluruh trek berbahasa Inggris. Identitas Jepangnya hanya terlihat di satu lagu yang mengambil sampel Merry Christmas Mr. Lawrence komposisi dari Ryuchi Sakamoto.

Menggandeng nama besar seperti Tricky dan LA Reid dalam timnya, album ini menyajikan aroma Amerika yang sangat menyengat. Justru dengan nama-nama tersebut, album ini tidak dapat menghindari tren hip hop dengan cheesy snare drums dan synhesizer yang berlebihan. Tapi bagaimanapun ini tren.

Dibuka dengan single pertamanya Come Back To Me, trek manis yang mudah diingat. Sampai setengah album ini, tempo yang dibawakan mendekati medium. Cocok untuk didengarkan waktu malam di rumah saat mendekati tidur. Mendekati akhir, tempo meningkat yang malah menjadi titik penurunan album ini. Walaupun tidak jelek, tapi The Black Eyed Peas dan Pussy Cat Dolls pernah melakukannya dengan lebih baik.

Fans Jepangnya mungkin saja tidak menyukai versi nginternasional ini, tapi bagi mereka yang hanya mencari pop mudah dicerna, This Is The One.

Hip Master

Barang Baru: The S.I.G.I.T Rilis EP Plus DVD atau DVD Plus EP, Terserah Bagaimana Kalian Melihatnya

Band dari Bandung yang menghentak selera rock anak muda sekaligus orang tua (benar, Not-so-pink Chick mengenal bapak-bapak beranak dua berumur setengah abad lebih banging his head mendengarkannya), The S.I.G.I.T baru saja merilis mini album yang diberi judul Hertz Dyslexia. Berisikan tujuh trek yang dua diantaranya bisa didengar lewat MySpace.

Paket mini album ini disertai dengan DVD live di AACC, Bandung tahun 2006 lalu. Dobel orgasme bagi penggemarnya. Band yang memiliki nama panjang yang kami juga malas mengingatnya masih menggigit dengan keras. This vintage sounds can not grow old.

Saran kami mudah. Beli!


Not-so-pink Chick

Layar Perak: Beda Kenapa Setan Hollywood Bisa Mengglobal Sedangkan Setan Film Indonesia Nggak Jauh-jauh Dari Sini



Setan andalan film Indonesia untuk menakut-nakuti penontonnya adalah pocong dan kuntilanak. Mungkin jumlah film yang diangkat dari setan legendaris ini sudah mencapai angka ratusan.

Publik Indonesia memang lebih mengenal setan-setan yang dibicarakan sehari-hari. Kalau sineas harus menciptakan tokoh setan baru, mungkin saja publik akan mengangkat alis dan bertanya-tanya bagaimana saya akan takut kalau saya tidak mengenal setannya.

Keadaaan ini berbeda dengan Hollywood yang terus menggali ikon-ikon setan baru. Perhitungan bisnis mereka jelas. Kalau laku maka berikutnya dijadikan franchise. Bukannya hanya dibuatkan sekuelnya, tapi juga serial TV, komik, kaos, figurin dan segalanya yang bisa dijual.

Karena pocong dan kuntilanak adalah ikon masyarakat yang tidak diketahui siapa pemilik hak ciptanya, bisnis lanjutannya tidak berjalan. Pelaku industri (kalau memang ada industri film di Indonesia) takut kalau komik, kaos atau figurinnya dijual luas, serikat pocong dan kuntilanak akan menuntut atas tuduhan eksploitasi yang berlebihan tanpa ada kompensasi memadai.

Hip Master

Barang Baru: Dream Theater Mendarat di Tangga Tertinggi dalam Sejarah Mereka


Album terbaru Dream Theater para dewa-dewa progresif metal,album studio ke-1o dalam sejarah 25 tahun mereka, berisikan 6 lagu saja, bertitel Black Clouds & Silver Linings, langsung menempati tangga ke-6 Billboard top 200 album chart dalam debut minggu pertamanya. Bukti bahwa Dream Theater masih mampu menjual album, daripada sibuk mencari ceruk dari download single dan RBT.

Rilisan lokalnya sudah tersedia. Tapi harus cepat karena bisa saja cetakan pertama langsung habis. Yang pesan dari luar dan barangnya belum datang nyesel kan...?


Old Skuller

Wednesday, July 1, 2009

Video Not Dead Yet: Eminem 3 a.m










Karena video clip tidak lagi ditayangkan di televisi, jadi tidak perlu lagi pusing memikirkan cara agar dapat lolos sensor.

Video klip dari Eminem ini seperti trailer dari film horor Rob Zombie. Ceceran dan genangan darah di mana-mana. Mutilasi dengan potongan anggota tubuh. Bagi yang tidak kuat perutnya, sebaiknya menghindar.

Begitu meyankinkan membuat orang percaya Eminem adalah rapper kaya yang punya sisi gelap pembunuh serial.

Hip Master
 

Copyight © 2009 Live@Loud. Created and designed by