Thursday, September 17, 2009

Video Not Dad Yet: Fall Out Boy - What A Catch, Donnie



Sebagai sebuah band, Fall Out Boy mampu untuk menertawakan diri sendiri. Seperti dalam video ini.

Vokalisnya, Patrick Stump, paling banyak tampil dalam video ini. Sisa anggota band lainnya hanya tampak Joe Trohman dan Andy Hurley. Pete Wentz justru tidak muncul sama sekali. Kabarnya versi sebenarnya dari video ini diperlihatkan Pete tenggelam bersama kapalnya. Tapi hasil terakhir tidak memperlihatkan adegan itu.

Pete Wentz sama sekali tidak hadir di video Fall Out Boy. Ini memerlukan selera humor yang tinggi.

O iya. What A Catch Donnie is awesome song.

Not-so-pink Chick

Layar Perak: Trailer Baru New Moon Membuatnya Lebih Menarik



Kalau trailer versi sebelumnya dari lanjutan Twilight Saga, New Moon, dirasakan biasa saja dan tidak menggairahkan untuk ditonton karena film pertamanya terkesan seperti chick movie, maka ada dua hal yang terjadi setelah melihat trailer terbarunya. Trailer terbarunya jauh lebih bagus dari trailer versi awal. Di trailer terbaru ini, ceritanya sudah mulai kelihatan serta konflik (cinta) makin meninggi, sampai menyerempet ke hal-hal lain, di mana manusia belum pernah sampai ke tahap ini sebelumnya.

Dua hal tersebut adalah:
  1. Tertarik karena memperlihatkan semakin banyak aksi
  2. Semakin tertarik karena semakin kuat posisinya sebagai chick movie

Hip Master

Seputar Merchandise: Untuk Menunjukkan Nonton Konser Ini, Maka Beli Kaosnya


Promotor yang mendatangkan artis internasional ke Indonesia kini sudah mulai pintar berdagang. Selain mengandalkan penjualan tiket dan sponsor, mereka juga mulai menawarkan kaos sebagai merchandise. Kaos berlisensi, karena sudah minta ijin kepada artisnya, dijual pada saat konser dengan harga jauh di bawah kaos impor. Kaos ini juga memberikan status kepada pemakainya bahwa mereka datang dan bersenang-senang di konser ini.

Merchandise ini juga bisa dijadikan gimmick untuk membuat calon penonton membeli tiket lebih awal. Seperti penawaran kaos gratis kalau memesan tiket pre-sale di konser Sepultura di Jakarta. Harga normalnya adalah Rp 90 ribu bisa didapatkan di arena konser.

Old Skuller

Gig Gossip: Harga Pre-Sale Tiket Sepultura Lumayan Mahal

Nostalgia memang punya harga. Walaupun Cavalera bersaudara sudah tidak di band ini, tapi Sepultura bisa jadi masih sanggup untuk mendatangkan jumlah penonton yang lumayan. Mereka ingin mendengar Beneath The Remains dan Arise dari band yang mereka kenal dulu sebagai Sepultura.

Lian Mipro sebagai penyelenggara sudah mengeluarkan harga tiket pre-salenya. Tidak seperti biasanya event Lian Mipro, harganya di atas harga yang sebelum-sebelumnya ditawarkan. Cukup mengagetkan juga. Berikut harganya yang bisa didapat dari tanggal 15 September sampai 15 November. Event ini akan berlangsung di Stadion Tenis Outdoor Senayan.

Festival Rp 300 ribu
Tribun Tengah Rp 250 ribu
Tribun Samping Rp 200 ribu

Silakan dipilih-dipilih. Demi nostalgia mau pilih yang mana...

Salah satu lagu yang mungkin akan diusung mutinya diambil dari album terakhirnya A-Lex. Ini klipnya untuk memberi gambaran, karena kami tahu sudah banyak yang tidak lagi mengikuti perjalanan Sepultura.



Old Skuller

Wednesday, September 16, 2009

Review Album: Noisettes - Wild Young Heart


Noisettes, trio dari kerajaan Inggris Raya, bukanlah kelompok yang populer. Padahal musik yang mereka tawarkan jauh dari kesan menolak komersial. Justru mereka dapat menyeimbangkan antara musik pop yang iramanya diterima mudah oleh pasar dengan musik yang lezat, gemuk dan bergizi.

Album ini berisikan campuran dari banyak genre. Termasuk lagu balada, funk dan soul ala Earth Wind and Fire, sampai pop post punk ala Yeah Yeah Yeahs. Karena keunikannya, mereka tidak pernah jatuh menjadi pop yang bodoh. Pintarnya pula, musik pop bergizi ini tidak perlu otak untuk mencernanya.

Karena itu, maka Noisettes kali ini tidak akan menjadi benar-benar meledak di pasar. Dengan memilih untuk tidak menjadi bodoh, maka pasar menjadi ragu0ragu untuk menerimanya. Seperti saat mendengar album ini secara keseluruhan dan kebingungan, apakah ini band pop, jazz, funk atau pop. Karena semuanya tersedia di album ini.

Sebagai seorang yang menikmati campur aduknya musik di tahun 90-an, untuk menyebut Noisettes sebagai band yang rancu dengan identitasnya, tentu hati tidak merasa tega. Lebih tepat untuk menyebut Noisettes sebagai band pop yang mendorong dirinya terlalu jauh, sedangkan pasar terlalu bodoh untuk menerimanya.

Sebagai materi untuk menemani mudik, album ini dapat menyenangkan bapak dan ibu, tapi tidak untuk adik kecil kita yang sedang terkontaminasi dengan pop pasaran.

Old Skuller

Tech & Ent: Microsoft Belum Menyerah Lawan Apple



Sebenarnya I can tell the different. Katanya pemutar MP3 berlayar sentuh milik
Microsoft, yang diberi nama Zune HD, seperti namanya dilengkapi dengan HD. Di layar sekecil itu, apakah HD bisa berpengaruh besar? Lalu bagaimana dengan perangkat lain yang mendukungnya? Apakah terdapat banyak pilihannya?


Tanya terus nih...beli aja belum tentu.

Buat yang mencari pemutar MP3 alternatif, produk ini boleh dicoba untuk menemani mudik lebaran...tahun depan. Karena produk ini jelas belum tersedia di Indonesia dalam minggu ini.

Not-so-pink Chick

Whatever: Siapkan Playlist Untuk Perjalanan Panjang



Lebaran sebentar lagi. Liburan sudah datang. Bakal mudik nih. Yeeeey!

Buat yang perjalanan mudiknya tidak memakan waktu panjang, seperti piknik ke Bogor, maka tidak perlu terlalu repot untuk mempersiapkan pengisi waktu. Tapi bagi yang mudiknya bisa memakan waktu berjam-jam sampai mungkin tertahan 24 jam karena macet gila, maka perlu dipikirkan pengisi waktu yang bisa menghibur dalam perjalanan.

Karena hidup di jaman digital, tidak perlu lagi membawa setumpuk CD ke dalam mobil. Cukup siapkan playlist di pemutar MP3, maka perjalanan akan menjadi lebih nyaman.

Kalau perjalanan ini akan inikmati bersama dengan keluarga yang berarti di samping kanan kiri ada bapak, ibu, kakak dan adik, lebih baik pilihan lagunya dibuat bervariasi. Janganlah egois, karena perjalanan mudik berarti stuck dengan mereka dalam waktu beberapa jam.

Buat bapak dan ibu, sediakan lagu-lagu dengan tempo tidak cepat. Sedangkan buat adik agar tetap gembira di jalan, sediakan hit pop catchy dan lagu anak-anak. Untuk membuang kebosanan dan agar tetap tenang di jalan, ada baiknya juga untuk mempersiapkan lagu klasik yang mendayu dan bergairah.

Terus kapan lagu-lagu kita mulai dipasang? Tetap bawa headphone. Saat kita sudah memuaskan mereka, giliran mereka mendengarkan radio lokal, copot pemutar MP3 dari dockingnya dan dengarkan sendirian lewat headphone.

Dengan begini, semuanya dapat bergembira di perjalanan mudik.

Hati-hati di jalan. Tetap waspada.

Hip Master

Tuesday, September 15, 2009

Layar Perak: Walaupun Sudah Tiada, MJ Masih Dijadikan Mesin Uang



Mereka sungguh tidak sabar untuk mengeruk uang lebih banyak dari seseorang yang baru saja meninggal. Di tahun-tahun sebelumnya, butuh waktu lebih lama, paling tida satu tahun lebih untuk mengeluarkan footage dari seseorang yang meninggal, dan kemudian dijajakan untuk mendapatkan uang.

Footage dari latihan konser Michael Jackson dirangkum menjadi satu untuk kemudian ditayangkan di layar lebar. Diberi judul sama dengan tema konsernya yang batal dijalankan, This Is It. Penayangan hanya akan berlaku selama dua minggu saja. Tiket bisa dibeli satu bulan sebelumnya.

Bisa dipastikan film ini akan menyebabkan antrian panjang, dan tangisan bagi mereka penggemar MJ yang gagal mendapatkan tiket. Tenang saja, kalau tidak mendapatkan tiket sekarang, pasti ada kesempatan lain. Selama mendatangkan uang, apa saja bisa terjadi. Jangan juga dilupakan, pasti format DVD juga akan dikeluarkan.

Di satu sisi, film ini akan menjadi film terheboh tahun ini, terlepas isinya bagus atau tidak. Di sisi lain, praktik komersialisasi seperti ini menjijikkan dan mengenaskan.

Not-so-pink Chick
 

Copyight © 2009 Live@Loud. Created and designed by